Pages

Selasa, 14 Oktober 2014

Operator Dasar pada MySQL

A.LANDASAN TEORI

1.    OPERATOR AS
AS biasa digunakan untuk menampilkan label kolom dengan nama lain sehingga yang akan muncul dalam hasil query bukan nama asli kolom, tetapi nama yang mungkin lebih sesuai dan mudah dimengerti. AS digunakan setelah nama kolom yang akan diganti yang kemudian diikuti dengan nama penggantinya. Sintaxnyayakni : SELECT [NAMA KOLOM] AS [NAMA KOLOM PENGGANTI] FROM [NAMA TABEL];

 2. OPERATOR AND
Kegunaan operator iniadalahuntukmelakukanpencariandanmenampilkan data yang lebihakurat .Dengan operator AND akanditampilkan data yang hanyamemenuhikeduasyarat yang ditentukan. Sintaxnya : SELECT * FROM [NAMA TABEL] WHERE [NAMA KOLOM] = ‘[PENCARIAN 1]’ AND [NAMA KOLOM] = ‘[PENCARIAN 2]’;

3. OPERATOR OR
  Fungsi operator OR miripdengan operator AND, namunjika operator AND menampilkan data yang harusmemenuhikeduasyarat yang dibutuhkan, operator OR akanmenampilkan data yang hanyamemenuhisalahsatudarikeduasyarat yang ditentukan. Sintaxnyayakni : SELECT * FROM [NAMA TABEL] WHERE [NAMA KOLOM] = ‘[PENCARIAN 1]’ OR [NAMA KOLOM] = ‘[PENCARIAN 2]’;


4.  OPERATOR BETWEEN
  BETWEEN digunakan untuk menentukan lebar nilai dari nilai terendah dan nilai tertinggi. Berikut Sintaxnya : SELECT * FROM [NAMA TABEL] WHERE [NAMA KOLOM] BETWEEN ‘[NILAI AWAL]’ AND ‘[NILAI AKHIR]’;

5. OPERATOR LIKE  
  LIKE digunakan ketika kita ingin mencari sebuah data yang hanya diwakili oleh salah satu atau lebih hurufnya saja. Misalkan kita ingin mencari nama yang huruf awalnya R, maka kita harus menggunakan LIKE.
Sintaxnya : SELECT * FROM [NAMA TABEL] WHERE [NAMA KOLOM] LIKE ‘[OPERATOR]’;

6. OPERATOR DISTINCT
 
Digunakan untuk memilih data-data yang berbeda (menghilangkan duplikasi) dari sebuah table databaSE
IniSintaxnya : SELECT DISTINCT [NAMA KOLOM] FROM [NAMA TABEL];

 7.  OPERATOR LIMIT
  Kegunaan operator LIMIT terletakpadapembatasan atas jumlah data yang boleh ditampilkan, Sintaxnyasepertiini : SELECT * FROM [NAMA TABEL] ORDER BY [NAMA KOLOM] LIMIT [JUMLAH DATA YANG INGIN DITAMPILKAN];

8. OPERATOR OFFSET
  Menghilangkan jumlah data yang akan ditampilkan, Sintaxnya, yakni : SELECT * FROM [NAMA TABEL] ORDER BY [NAMA KOLOM] OFFSET [JUMLAH DATA YANG INGIN DIHILANGKAN];

9. UNION, EXCEPT dan INTERSECT
Perintah UNION dalam MySQL di gunakan untuk menggabungkan/mengkombinasikan isi dari dua tabel menjadi satu. Sama seperti artinya INTERSECT ini di gunakan untuk mencari irisan pada dua atau lebih tabel. Kemudian perintah yang terakhir yaitu EXCEPT, EXCEPT ini di vgunakan untuk memunculkan isi tabel yang berada di luar irisan tabel. Berikut query dasar yang bisa di gunakan untuk menggunakan perintah tersebut.

B.LAPORAN HASIL PRAKTIKUM
            Sebelumnya pada laporan minggu lalu saya menggunakan phpmyadmin, jadi untuk sekarang penggunaan dalam metode CMD, jadi untuk yang pertama jalankan CMD dan ketik:
Cd c:\xampp\mysql\bin
Dan tekan enter nanti akan muncul
xampp\mysql\bin\mysql u-root
berikut contohnya

Setelah itu kita pilih nama database yang kita inginkan dengan menulis
Use namadatabaseygdipilih;
Berikut hasilnya

Setelah berhasil langsung saja kita tuliskan apa yang kita inginkan. Kali ini saya menggunakan tabel yang sebelumnya telah saya buat minggu sebelumnya yaitu tabel “mahasiswa” dan “fakultas”. Kita tambah lagi kolom gender untuk mahasiswa dan kita inputkan beberapa data.

Selanjutnya kita ganti data pada kolom fakultas

1.Menggunakan operator AS
                        Menampilkan data dengan merubah nama kolom dengan nama yang lain
Bisa dilakukan dengan query
select namakolom as namakolompengganti from namatabel;
berikut hasilnya

2.Menggunakan operasi AND dan OR
            Kita akan mencoba menggunakanya untuk menampilkan nama mahasiswa fakultas saintek yang berjenis kelamin laki-laki. dibawah caranya

Kemudian nama mahasiswa fakultas saintek atau berjenis kelamin laki-laki. Hasil percobaanya seperti dibawah


3.Menggunakan BEETWEN
            Selanjutnya kita coba operator beetwen untuk menampilkan data mahasiswa dari nomor 3 sampai dengan 5, dan berikut contohnya

kemudian menampilkan juga data mahasiswa yang bukan dari nomor 3 sampai dengan 5, dengan query sebagai berikut
 
4.Menggunakan operator IN
            Next, kita mencoba menampilkan mahasiswa dengan NIM 2,3,5 menggunakan operator IN

5.Menggunakan LIKE
            Tidak sepertti LIKE di facebook, LIKE disini untuk digunakan ketika kita ingin mencari sebuah data yang hanya diwakili oleh salah satu atau lebih hurufnya saja. Misalkan kita ingin mencari semua data mahasiswa yang namanya mempunyai awalan huruf “a”. Berikut hasilnya

Atau pun kita juga bisa menggunkannya untuk menampilkan semua data mahasiswa yang namanya mempunyai akhiran “a” dan huruf ke-3 dari nama tersebut terdapat huruf “n”. Dengan cara berikut


6.Menggunakan Distinct
            Disini distinct digunakan untuk menampilkan nomor fakultas di tabel mahasiswa dengan nomor harus tidak ada yang sama dari baris pertama sampai akhir. Berikut ini caranya

7.Menggunakan LIMIT
            Pada praktikkum ini LIMIT digunakan untuk membatasi jumlah output dari query berdasarkan jumlah row. Contohnya meampilkan data mahasiswa 3 baris saja sebagai berikut

8.Menggunakan REGEXP
            REGEXP pada praktikum ini digunakan untuk menampilkan data mahasiswa dengan ciri-ciri memiliki nama awalan p . Contohnya

9.Menggunakan UNION, EXCEPT dan INTERSECT
 Sebelumnya kita harus membuat tabel dulu yaitu tabel organ luar dan organ dalam


UNION
Berikut contohnya

EXCEPT
Berikut penggunaaanya

INTERSECT
Hasil percobaan


C.PERBANDINGAN POSTGRESQL DAN MYSQL
 => Postgresql
Kelebihan
·         Querynya lebih singkat karena ketika REGEXP kita menggunakan simbol ~
·         Terdapat fungsi UNION,EXCEPT dan INTERSECT sendiri
Kekurangan
  Dalam hal ini mungkin tak ada kekurangan
  => Mysql
Kelebihan
·         Menggunakan bahasa yang lebih manusiawi yaitu ketika menggunakan REGEXP simbol ~ digantikan dengan tulisan REGEXP
Kekurangan
·         Tapi imbas digantinya simbol dengan tulisan querynya menjadi lebih panjang
·         Dan Mysql tidak mempunyai fungsi EXCEPT dan INTERSECT sendiri tapi kita bisa mengakalinya dengan menggunakan cara lain yaitu dengan fungsi IN

D.KESIMPULAN
           Banyak sekali penggunaan/variasi query tentunya semakin banyak bentuk macam query, akan selalu menambah ilmu pengetahuan, semua operator tidak hanya ada pada MySQL saja tetapi juga terdapat pada PostgreSQL. Tetapi terdapat sedikit perbedaan penulisan query pada kedua DBMS ini, yaitu pada penggunaan operator REGEXP dan perintah INTERSECT dan EXCEPT

F.DAFTAR PUSTAKA
modul praktikum dbd IV
http://dete-share.blogspot.com/2013/12/praktikum-pemrograman-web-modul-6.html


Selasa, 07 Oktober 2014

Perintah Dasar SQL


A.LANDASAN TEORI
A. Pengertian SQL
         Structure Query Language (SQL) merupakan bahasa standar yang ditetapkan oleh Americ National Standars Institute (ANSI) untuk mengakses dan memanipulasi data pada Database Relational.Karena sifatnya standar maka setiap software RDMS harus menerapkan bahasa SQL dengan diperbolehkan untuk mengembangkan atau menyertakan perintah-perintah yang non standar.

B. Beberapa Fungsinya Perintah SQL
1. Query
Perintah yang digunakan untuk menampilkan data dari database,. perintah yang digunakan adalah SELECT.

2. DML (Data Manipulation Language)
Perintah yang digunakan untuk manipulasi data seperti menambah, mengedit, menghapus data. Perintah yang digunakan INSERT, DELETE, UPDATE, MERGE

3. DDL (Data Definition Language)
Perintah yang digunakan untuk mendefiniskan struktur Objek database seperti membuat tabel, mengubah struktur tabel, menghapus tabel. Perintah yang digunakan CREATE, ALTER, DROP, TRUNCATE, RENAME

4. DCL (Data Control Language)
Perintah yang digunakan untuk mengatur perijinan akses terhadap database. Perintah yang digunakan GRANT, REVOKE

5. TCL (Transaction Control Language)
Perintah yang digunakan untuk menentukan suatu transaksi diterapkan secara permanen atau dibatalkan. Perintah yang digunakan COMMIT, ROLLBACK, SAVEPOINT.

C. Aturan Penulisan Perintah SQL
  1. Perintah dapat ditulis dalam huruf besar maupun kecil.
  2. Setiap perintah diakhiri dengan tanda titik koma “ ; “
  3. Perintah dapat ditulis satu atau beberapa baris untuk memberikan komentar pada perintah SQL. Gunakan tanda minus “ - - “ untuk  komentar 1 baris, atau di antara tanda “ \* “ dan “ *\ “ untuk komentar beberapa baris. 
D. Perintah Dasar SQL dengan Fungsinya
1. Perintah SELECT
Berfungsi untuk menampilkan data dari tabel, sintak dasarnya seperti berikut :
SELECT namakolom, namakolom,… FROM namatabel WHERE kriteria;
  • Contoh :
  1. SELECT nis,nama,kelas FROM siswa;
  2. SELECT * FROM siswa;
  3. SELECT nis,nama,kelas FROM siswa WHERE kelas = ‘3C’;
  4. SELECT * FROM siswa WHERE nama like ‘AN%’ ORDER BY nama ASC;
  • Keterangan :
  1. Perintah WHERE merupakan Optional tidak harus disertakan seperti SELECT dan FROM.
  2. Contoh ‘a’ menampilkan semua informasi nis,nama,kelas dari data siswa.
  3. Contoh ‘b’ menampilkan semua data siswa.
  4. Contoh ‘c’ menampilkan semua informasi nis,nama,kelas dari data siswa kelas 3C.
  5. Contoh ‘d’ menampilkan semua data siswa yang namanya diawali dengan “AN” dan diurutkan berdasarkan nama secara Ascending.
2. Perintah INSERT
Berfungsi untuk menambah informasi/data baru kedalam tabel. Sintak dasarnya seperti berikut :  
INSERT INTO namatabel (kolom) VALUES (value); Contoh :
  • INSERT INTO siswa (nis,nama,kelas) VALUES (‘103099981’,’AIDA AGUSTINA’,’3C’); atau
  • INSERT INTO siswa VALUES (‘103099981’,’AIDA AGUSTINA’,’3C’);
3. Perintah DELETE
 Berfungsi untuk menghapus informasi/data pada tabel. Sintaknya sebagai berikut :
 DELETE FROM namatabel WHERE keriteria;
  • Contoh : DELETE FROM siswa WHERE nama = ‘AIDA AGUSTINA’;
  • Keterangan : Menghapus data siswa yang memiliki nama “AIDA AGUSTINA”
4. Perintah UPDATE
 Berfungsi untuk memperbaiki informasi/data pada tabel. Sintaknya sebagai berikut:
 UPDATE namatabel SET namakolom=value WHERE keriteria;
  • Contoh : UPDATE siswa SET nama=’HERDI’ WHERE nis=’10309965’;
  • Keterangan : Mengganti nama menjadi “HERDI” untuk siswa yang mempunyaI nis “10309965”
E. Perintah SQL Lainnya
1. Membuat Database, yaitu : CREATE DATABASE namadatabase;
  • Contoh : create database sekolah;
  • Keterangan : Membuat dabase baru dengan nama sekolah
2. Menghapus Database, yaitu : DROP DATABASE namadatabase;
  • Contoh : drop database sekolah;
  • Keterangan : Menghapus database sekolah
3. Membuat Tabel, yaitu : CREATE TABLE namatabel (namakolom typekolom(size), namakolom typekolom(size),…);
  • Contoh : create table siswa (nis varchar(15), nama varchar(35), kelas int(3));
  • Keterangan : Membuat tabel baru dengan nama siswa yang terdiri dari 3 fields/kolom. Kolom nis bertype string, kolom nama bertype string dan kelas bertype integer.
4. Mengapus Tabel, yaitu : DROP TABLE namatabel;
  • Contoh : drop table siswa;
  • Keterangan : Menghapus tabel siswa
5. Mengganti Nama Tabel, yaitu : RENAME namtabelyangdiganti TO namatabelbaru;
  • Contoh : rename siswa to mahasiswa;
  • Keterangan : Mengubah tabel siswa menjadi mahasiswa
6. Menambah Kolom/Field, yaitu : ALTER TABLE namatabel ADD namakolom typekolom(size);
  • Contoh : alter table siswa add alamat varchar(50);
  • Keterangan : Menambahkan kolom baru dengan nama alamat bertype string panjang 50 karakter. 
7. Mengganti Nama Kolom/Field, yaitu : ALTER TABLE namatabel CHANGE nama kolom yang           diganti namakolombaru typekolom(size);
  • Contoh : alter table siswa change alamat alamat_rumah varchar(50);
  • Keterangan : Mengubah kolom alamat menjadi alamat_rumah bertype string dengan panjang 50 karakter. 
8. Menghapus Kolom/Field, yaitu : ALTER TABLE namatabel DROP namakolom;
  • Contoh : alter table siswa drop alamat_rumah;
  • Keterangan : Menghapus Kolom alamat_rumah dari tabel siswa.


B.LAPORAN HASIL PRAKTIKUM
            Kembali lagi dengan laporan, oke saat ini sudah memasuki praktikum desan basis data yang ketiga dan seperti biasa harus menulis laporan, oke fix. Pada praktikum ketiga kali ini membahas tentang perintah dasar SQL, pada praktikum kali ini bertujuan agar mahasiswa memahami perintah dasar dalam standar query sql. Perintah dasar yang dimaksud adalah seperti Query untuk menampilkan, menambah, menghapus dan memanipulasi data dalam tabel. Baiklah untuk lebih lanjutnya kita langsung saja membahas hasil laporan yang telah kita lakukan.
1. Relasi antar tabel
            Relasi antar tabel ini membutuhkan lebih dari satu tabel, Buatlah tabel pertama, tabel pertama ini adalah tabel yang hanya mempunyai primary key dan tidak ada foreign keynya.



Setelah itu buat tabel kedua yang akan kita relasikan dengan tabel pertama. berikut contoh query nya 

create table mahasiswa(nim_mah int not null,nama_mah varchar(35
), alamat_mah varchar(50), id_fak integer not null references fakultas, primary
key (nim_mah,id_fak));


 relasi antara tabel pertama dan kedua



2.Memasukkan data
            Setelah selesai membuat tabel selanjutnya kita akan memasukkan data, pada teble yang suda direlasikan kita harus memasukkan data dengan urutan tabel yang hanya mempunyai priary key saja sebagai yang pertama kita masukkan datanya. querynya
insert into nama_tabel values (data_masukan,data_masukan)
dan gambar dibwah adalah contohnya



berikut gambar tabel diisi inputan



masukkan data pada tabel kedua


 hasilnya :



3.Menampilkan data
          Menampilkan data yang ingin di tunjukkan, kita dapat memilih data tersebut, mana yang akan ditampilkan. Gunakan query berikut
Select nama_kolom from nama_tabel;
 contohnya



Dan data yang ditampilkan



Berikut contoh pengembangan dari fungsi select
·         Menampilkan seluruh data yang diinginkan dari salah satu mahasiswa
Query nya



Dan tabelnya



·         Menampilkan data nama mahasiswa dan fakultas berdasarkan nim
Query yang digunakan



Tabel yang ditampilkan



·         Menampilkan isi dari dua tabel yang sudah direlasikan
Menggunakan query



Hasil yang ditampilkan



·         Menampilkan data mahasiswa yang ada di fakultas saintek
Query yang dipakai



Tabel yang dipilih


·         Menampilkan data mahasiswa selain yang ada di saintek
Query untuk memilih



Hasil tabelnya



4.Menghapus data
Query untuk menghapus data dari tabel
delete from namatabel
tapi jika kita menggunakan query diatas kita akan menghapus seluruh isi dari tabel yang telah kita buat. Kita bisa juga menggunakan penghapusan berdasarkan spesifikasi baris atau baris tertentu saja. Berikut Strukturnya :
delete from nama tabel where namakolom = katakunci;

beriku adalah penerapan struktur qery diatas, kita akan menghapus data dari mahasiswa yang mempunyai nim 13



Dan tabelnya menjadi sebagai berikut




5.Perubahan data
            Modifikasi ini adalah perintah untuk mengubah isi data yang telah kita masukkan dan menggunakan fungsi UPDATE. Query yang digunakan
update namatabel set namakolom = isidata where namakolom = katakunci;
dan contoh penerapannya



Maka isi data dalam tabel akan berubah seperti gambar dibawah



Saya tambahkan contoh untuk menghapus data mahasiswa yang mempunyai id_fak nya adalah 1
Menggunakan struktur berikut



Dan tampilannya



5.Pengurutan Data
            Maksud dari pengurutan tabel ini adalah kita bisa memilih mengurutkan isi data berdasarkan abjad atau angka dari yang terbesar maupun yang terkecil dengan menggunakan ascending ataupun descending. Perintah yang digunankan adalah ORDER BY. 
Dibawah ini contohnya 



Maka urutan datanya


Hasilnya adalah



C.PERBANDINGAN POSTGRESQL DAN MYSQL
            Pada praktikum ini query yang digunakan benar-benar serupa, yang menjadi perbedaan mungkin hanya pada penempatan tanda petik saja.

D.KESIMPULAN
            Dari praktikum yang telah saya lakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa postgre maupun mysql query yang digunakan untuk perintah dasar adalah sama seperti select, update, delete maupun dalam merelasikan beberapa tabel.

F.DAFTAR PUSTAKA

http://achmatim.net/2009/12/09/pengenalan-perintah-dasar-sql-di-mysql/

Modul praktikum desain basis data 2014






 

Blogger news

Blogroll

About