Pages

Selasa, 07 Oktober 2014

Perintah Dasar SQL


A.LANDASAN TEORI
A. Pengertian SQL
         Structure Query Language (SQL) merupakan bahasa standar yang ditetapkan oleh Americ National Standars Institute (ANSI) untuk mengakses dan memanipulasi data pada Database Relational.Karena sifatnya standar maka setiap software RDMS harus menerapkan bahasa SQL dengan diperbolehkan untuk mengembangkan atau menyertakan perintah-perintah yang non standar.

B. Beberapa Fungsinya Perintah SQL
1. Query
Perintah yang digunakan untuk menampilkan data dari database,. perintah yang digunakan adalah SELECT.

2. DML (Data Manipulation Language)
Perintah yang digunakan untuk manipulasi data seperti menambah, mengedit, menghapus data. Perintah yang digunakan INSERT, DELETE, UPDATE, MERGE

3. DDL (Data Definition Language)
Perintah yang digunakan untuk mendefiniskan struktur Objek database seperti membuat tabel, mengubah struktur tabel, menghapus tabel. Perintah yang digunakan CREATE, ALTER, DROPTRUNCATE, RENAME

4. DCL (Data Control Language)
Perintah yang digunakan untuk mengatur perijinan akses terhadap database. Perintah yang digunakan GRANTREVOKE

5. TCL (Transaction Control Language)
Perintah yang digunakan untuk menentukan suatu transaksi diterapkan secara permanen atau dibatalkan. Perintah yang digunakan COMMIT, ROLLBACK, SAVEPOINT.

C. Aturan Penulisan Perintah SQL
  1. Perintah dapat ditulis dalam huruf besar maupun kecil.
  2. Setiap perintah diakhiri dengan tanda titik koma “ ; “
  3. Perintah dapat ditulis satu atau beberapa baris untuk memberikan komentar pada perintah SQL. Gunakan tanda minus “ - - “ untuk  komentar 1 baris, atau di antara tanda “ \* “ dan “ *\ “ untuk komentar beberapa baris. 
D. Perintah Dasar SQL dengan Fungsinya
1. Perintah SELECT
Berfungsi untuk menampilkan data dari tabel, sintak dasarnya seperti berikut :
SELECT namakolom, namakolom,… FROM namatabel WHERE kriteria;
  • Contoh :
  1. SELECT nis,nama,kelas FROM siswa;
  2. SELECT * FROM siswa;
  3. SELECT nis,nama,kelas FROM siswa WHERE kelas = ‘3C’;
  4. SELECT * FROM siswa WHERE nama like ‘AN%’ ORDER BY nama ASC;
  • Keterangan :
  1. Perintah WHERE merupakan Optional tidak harus disertakan seperti SELECT dan FROM.
  2. Contoh ‘a’ menampilkan semua informasi nis,nama,kelas dari data siswa.
  3. Contoh ‘b’ menampilkan semua data siswa.
  4. Contoh ‘c’ menampilkan semua informasi nis,nama,kelas dari data siswa kelas 3C.
  5. Contoh ‘d’ menampilkan semua data siswa yang namanya diawali dengan “AN” dan diurutkan berdasarkan nama secara Ascending.
2. Perintah INSERT
Berfungsi untuk menambah informasi/data baru kedalam tabel. Sintak dasarnya seperti berikut :  
INSERT INTO namatabel (kolom) VALUES (value); Contoh :
  • INSERT INTO siswa (nis,nama,kelas) VALUES (‘103099981’,’AIDA AGUSTINA’,’3C’); atau
  • INSERT INTO siswa VALUES (‘103099981’,’AIDA AGUSTINA’,’3C’);
3. Perintah DELETE
 Berfungsi untuk menghapus informasi/data pada tabel. Sintaknya sebagai berikut :
 DELETE FROM namatabel WHERE keriteria;
  • Contoh : DELETE FROM siswa WHERE nama = ‘AIDA AGUSTINA’;
  • Keterangan : Menghapus data siswa yang memiliki nama “AIDA AGUSTINA”
4. Perintah UPDATE
 Berfungsi untuk memperbaiki informasi/data pada tabel. Sintaknya sebagai berikut:
 UPDATE namatabel SET namakolom=value WHERE keriteria;
  • Contoh : UPDATE siswa SET nama=’HERDI’ WHERE nis=’10309965’;
  • Keterangan : Mengganti nama menjadi “HERDI” untuk siswa yang mempunyaI nis “10309965”
E. Perintah SQL Lainnya
1. Membuat Database, yaitu : CREATE DATABASE namadatabase;
  • Contoh : create database sekolah;
  • Keterangan : Membuat dabase baru dengan nama sekolah
2. Menghapus Database, yaitu : DROP DATABASE namadatabase;
  • Contoh : drop database sekolah;
  • Keterangan : Menghapus database sekolah
3. Membuat Tabel, yaitu : CREATE TABLE namatabel (namakolom typekolom(size), namakolom typekolom(size),…);
  • Contoh : create table siswa (nis varchar(15), nama varchar(35), kelas int(3));
  • Keterangan : Membuat tabel baru dengan nama siswa yang terdiri dari 3 fields/kolom. Kolom nis bertype string, kolom nama bertype string dan kelas bertype integer.
4. Mengapus Tabel, yaitu : DROP TABLE namatabel;
  • Contoh : drop table siswa;
  • Keterangan : Menghapus tabel siswa
5. Mengganti Nama Tabel, yaitu : RENAME namtabelyangdiganti TO namatabelbaru;
  • Contoh : rename siswa to mahasiswa;
  • Keterangan : Mengubah tabel siswa menjadi mahasiswa
6. Menambah Kolom/Field, yaitu : ALTER TABLE namatabel ADD namakolom typekolom(size);
  • Contoh : alter table siswa add alamat varchar(50);
  • Keterangan : Menambahkan kolom baru dengan nama alamat bertype string panjang 50 karakter. 
7. Mengganti Nama Kolom/Field, yaitu : ALTER TABLE namatabel CHANGE nama kolom yang           diganti namakolombaru typekolom(size);
  • Contoh : alter table siswa change alamat alamat_rumah varchar(50);
  • Keterangan : Mengubah kolom alamat menjadi alamat_rumah bertype string dengan panjang 50 karakter. 
8. Menghapus Kolom/Field, yaitu : ALTER TABLE namatabel DROP namakolom;
  • Contoh : alter table siswa drop alamat_rumah;
  • Keterangan : Menghapus Kolom alamat_rumah dari tabel siswa.


B.LAPORAN HASIL PRAKTIKUM
            Kembali lagi dengan laporan, oke saat ini sudah memasuki praktikum desan basis data yang ketiga dan seperti biasa harus menulis laporan, oke fix. Pada praktikum ketiga kali ini membahas tentang perintah dasar SQL, pada praktikum kali ini bertujuan agar mahasiswa memahami perintah dasar dalam standar query sql. Perintah dasar yang dimaksud adalah seperti Query untuk menampilkan, menambah, menghapus dan memanipulasi data dalam tabel. Baiklah untuk lebih lanjutnya kita langsung saja membahas hasil laporan yang telah kita lakukan.
1. Relasi antar tabel
            Relasi antar tabel ini membutuhkan lebih dari satu tabel, Buatlah tabel pertama, tabel pertama ini adalah tabel yang hanya mempunyai primary key dan tidak ada foreign keynya.



Setelah itu buat tabel kedua yang akan kita relasikan dengan tabel pertama. berikut contoh query nya 

create table mahasiswa(nim_mah int not null,nama_mah varchar(35
), alamat_mah varchar(50), id_fak integer not null references fakultas, primary
key (nim_mah,id_fak));


 relasi antara tabel pertama dan kedua



2.Memasukkan data
            Setelah selesai membuat tabel selanjutnya kita akan memasukkan data, pada teble yang suda direlasikan kita harus memasukkan data dengan urutan tabel yang hanya mempunyai priary key saja sebagai yang pertama kita masukkan datanya. querynya
insert into nama_tabel values (data_masukan,data_masukan)
dan gambar dibwah adalah contohnya



berikut gambar tabel diisi inputan



masukkan data pada tabel kedua


 hasilnya :



3.Menampilkan data
          Menampilkan data yang ingin di tunjukkan, kita dapat memilih data tersebut, mana yang akan ditampilkan. Gunakan query berikut
Select nama_kolom from nama_tabel;
 contohnya



Dan data yang ditampilkan



Berikut contoh pengembangan dari fungsi select
·         Menampilkan seluruh data yang diinginkan dari salah satu mahasiswa
Query nya



Dan tabelnya



·         Menampilkan data nama mahasiswa dan fakultas berdasarkan nim
Query yang digunakan



Tabel yang ditampilkan



·         Menampilkan isi dari dua tabel yang sudah direlasikan
Menggunakan query



Hasil yang ditampilkan



·         Menampilkan data mahasiswa yang ada di fakultas saintek
Query yang dipakai



Tabel yang dipilih


·         Menampilkan data mahasiswa selain yang ada di saintek
Query untuk memilih



Hasil tabelnya



4.Menghapus data
Query untuk menghapus data dari tabel
delete from namatabel
tapi jika kita menggunakan query diatas kita akan menghapus seluruh isi dari tabel yang telah kita buat. Kita bisa juga menggunakan penghapusan berdasarkan spesifikasi baris atau baris tertentu saja. Berikut Strukturnya :
delete from nama tabel where namakolom = katakunci;

beriku adalah penerapan struktur qery diatas, kita akan menghapus data dari mahasiswa yang mempunyai nim 13



Dan tabelnya menjadi sebagai berikut




5.Perubahan data
            Modifikasi ini adalah perintah untuk mengubah isi data yang telah kita masukkan dan menggunakan fungsi UPDATE. Query yang digunakan
update namatabel set namakolom = isidata where namakolom = katakunci;
dan contoh penerapannya



Maka isi data dalam tabel akan berubah seperti gambar dibawah



Saya tambahkan contoh untuk menghapus data mahasiswa yang mempunyai id_fak nya adalah 1
Menggunakan struktur berikut



Dan tampilannya



5.Pengurutan Data
            Maksud dari pengurutan tabel ini adalah kita bisa memilih mengurutkan isi data berdasarkan abjad atau angka dari yang terbesar maupun yang terkecil dengan menggunakan ascending ataupun descending. Perintah yang digunankan adalah ORDER BY. 
Dibawah ini contohnya 



Maka urutan datanya


Hasilnya adalah



C.PERBANDINGAN POSTGRESQL DAN MYSQL
            Pada praktikum ini query yang digunakan benar-benar serupa, yang menjadi perbedaan mungkin hanya pada penempatan tanda petik saja.

D.KESIMPULAN
            Dari praktikum yang telah saya lakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa postgre maupun mysql query yang digunakan untuk perintah dasar adalah sama seperti select, update, delete maupun dalam merelasikan beberapa tabel.

F.DAFTAR PUSTAKA

http://achmatim.net/2009/12/09/pengenalan-perintah-dasar-sql-di-mysql/

Modul praktikum desain basis data 2014






Selasa, 30 September 2014

Pembuatan dan Menejemen Tabel



A.LANDASAN TEORI
           
Tabel terdiri dari baris (row) dan kolom (column). Dimana dalam sebuah tabel itu, jumlah dan nama kolom harus didefinisikan terlebih dahulu, sedangkan untuk baris jumlah dan isinya akan selalu berubah-ubah.  Karena, baris merupakan sebuah variabel yang isinya dapat ditambah atau dihapus setiap waktu, dan isi baris sendiri menyesuaikan kolom, termasuk tipe datanya. Tipe data yang ditentukan dalam sebuah kolom, bertujuan untuk mempermudah dalam mengelola sebuah database, serta mempermudah saat akan dipakai database tersebut. Sangat disarankan pada saat akan membuat tabel, sebaiknya membuat sebuah konvensi khusus dalam penentuan tabel-tabel yang akan dibuat dan memberikan nama kolom maupun tipe datanya.
MySQL adalah salah satu contoh software/paket DBMS yang sangat populer. Kepopuleran MySQL dimungkinkan karena kemudahannya untuk digunakan, cepat secara kinerja query, dan mencukupi untuk kebutuhan database perusahaan-perusahaan skala menengah-kecil.
MySQL merupakan DBMS yang bersifat client-server dan multi user. Maksudnya adalah ada software MySQL yang berjalan sebagai client, dan adapula yang berjalan sebagai server. Server berfungsi untuk memberi layanan atas permintaan yang dilakukan oleh Klien. Ada banyak user yang bisa mengakses database server secara bersamaan melalui program klien.
Perintah SQL mempunyai dua jenis perintah yaitu perintah DDL (Data Definition Language) dan perintah DML (Data Manipulation Language). Perintah DDL terdiri dari berbagai macam perintah yaitu, misalnya CREATE,SHOW,USE,DROP,ALTER,RENAME. Untuk perintah ALTER dibagi lagi menjadi beberapa perintah yaitu ADD,CHANGE,MODIFY,DROP dan RENAME. DDL ini berhubungan dengan pendefinisian suatu struktur database,dalam hal ini adalah database dan tabel. Sedangkan perintah DML (Data Manipulation Language) merupakna perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi atau pengolahan data atau record dalam tabel. Perintah-perintah yang termasuk kedalam DML adalah SELECT,INSERT,UPDATE dan DELETE.

.

 B.LAPORAN HASIL PRAKTIKUM
Pada praktikum kali ini lebih kepemeliharaan database, yaitu mengupdate seperti menambahkan kolom, mengganti nama kolom dan lain sebagainya, dari pada terlalu lama dan membuat tambah penasaran, langsung saja check this out!!
1.Membuat tabel
           Pertama adalah membuat tabel, hal yang perlu diperhatikan sebelum membuat tabel adalah seberapa banyak kolom yang diperlukan, dalam hal ini perlu dipikirkan atribut apa saja yang bisa dimasukkan ke dalam tabel, dan seperti ini adalah query dalam mysql untuk membuat tabel :
create table namatabel (namakolom  tipedata keterangan, namakolom  tipedata  keterangan)
keterangan disini bisa diisi untuk seberapa batasan ketika mengisikan tabel. inilah contoh query sederhana dalam membuat tabel :




2.Manipulasi tabel
            Memanipulasi tabel ini adalah melakkan pembenahan pada tabel yang telah kita buat, seperti menghapus kolom, menambah kolom, mengganti nama kolom dan lain-lain. Pada umumnya memanipulasi tabel ini menggunakan fungsi dari alter. Berikut adalah masing-masing penjelasanya :
a.Menghapus kolom
            Jika ternyata kita berubah pikiran dan ingin menghapus kolom yang terlanjur telah kita buat, berikut adalah caranya :

Contoh Tabel



Keadaan gambar setalah dihapus


b.Menambah kolom  
            berikut adalah query dalam menambah kolom dalam tabel yang telah dibuat
alter table `nama_tabel` add column `nama_kolom` tipe data
dan berikut adalah contoh penggunaanya :



Dan dibawah adalah hasil akhir stelah ditambahkan jumlah kolom.


c.Memberikan Primary Key
            penentuan primary key haruslah entitas yang mempunyai keunikan sendiri yang tidak dimiliki oleh entitas yang lain dalam satu tabel. Berikut adalah query untuk membuat primary key :
alter table nama_tabel add primary key (nama_kolom)


d.Mengubah tipe data suatu kolom
            Untuk mengubah tipe data suatu kolom, menggunakan query seperti ini
Alter table `nama_tabel` change `nama_kolom` `nama_kolom` type data.
Dan bisa dilihat tipe data yang semula varchar sekarang sudah berhasil diubah menjadi text



e.Menghapus tabel
            Pada suatu ketika, anda sudah bisa mengubah-ubah tabel maupun kolom dan masih merasa belum sesuai keinginan, daripada repot dan bingung-bingung hapus saja tabel yang membuat anda resah. Dan ini adalah caranya menghapus tabel :
Drop nama_table
Seperti ini contohnya



f.Membuat temporary tabel
            temporary tabel adalah tabel sementara yang bisa anda gunakan. Dan ini adalah query untuk membuatnya :
create temporary table nama_tabel (nama_kolom tipe_data keterangan)
penerapannya seperti gambar dibawah



-          GRANT dan REVOKE
Pada saat membuat tabel pada user tertentu maka hanya user tersebut dan user postgres  yang dapat mengakses tabel itu. Namun jika kita ingin agar tabel yang telah dibuat pada user kita dapat diakses oleh user tertentu atau semua user yang berada pada PostgreSQL, maka semua itu dapat dilakukan dengan perintah GRANT. Jika ingin mencabut hak akses kita bisa menggunakan perintah REVOKE.

      Berikut struktur penggunaan GRANT  untuk semua hak akses :

GRANT ALL ON TABLE [NAMA TABEL] TO [NAMA USER];

      Berikut struktur penggunaan REVOKE untuk semua hak akses :

REVOKE ALL ON TABLE [NAMA TABEL] FROM [NAMA USER];

Struktur query untuk menghapus salah satu hak akses, misalnya UPDATE :

REVOKE UPDATE ON TABEL [NAMA TABEL] FROM [NAMA USER];
Struktur query untuk memberi salah satu hak akses, misalnya DELETE :

GRANT DELETE ON TABEL [NAMA TABEL] TO [NAMA USER];
        

C.PERBANDINGAN POSTGRESQL DAN MYSQL
- Mysql
Kelebihan
·         Query nya lebih pendek dan sederhana
·         Pekerjaan terlihat lebih ringkas
Kekurangan
·         Pemakaian tanda petik yang tidak seperti biasanya kadang membuat bingung
- Postgresql
Kelebihan
·         Walaupun agak panjang tapi strukturnya query lebih mudah dipahami
Kekurangan
·         Ketika salah sulit untuk terdeteksi karena tidak adanya warna pembeda seperti di phpmyadmin

D.KESIMPULAN
Tabel terdiri baris dan kolom. Dalam bahasa SQL, Anda bisa menerapkannya dalam database seperti MySQL maupun Postgre. Anda bisa membuat tabel, memanipulasi tabel, membuat temporary tabel, memberi perintah keamanan seperti GRANT dan REVOKE, serta bisa memberi turunan tabel / inheritance. Dalam database postgreSQL dan MySQL terdapat banyak perbedaan dalam perintah querynya, namun tidak begitu jauh.
Sebaiknya jika mempelajari PostgreSQL dan MySQL harus berkonsentrasi oenuh, agar keduanya tidak saling tertukar. Karena mempelajari dua database sekaligus. Mungkin seharusnya hanya mempelajarri secara fokus salah satu database saja, sedangkan database lain cukup mengerti dan tahu saja agar tidak tercampur querynya satu sama lain.
            Dari penjelasan dan tutorial diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam pembuatan dan manajemen data pada mysql maupun postgresql walaupun mirip tapi ternyata terdapat perbedaan sedikit, tapi secara keseluruhan query dari mysql lebih ringkas dan ini lah yang sampai praktikum kedua ini saya menganggap mysql lebih sederhana. Tapi setiap orang bolehlah berpendapat berbeda. Demikian tutorial sekalian laporan praktikum yang telah saya buat semoga bermanfaat bagi kita semua

F.DAFTAR PUSTAKA
Modul praktikum Desain basis data.pdf


 

Blogger news

Blogroll

About